Strategi “Dual Engine” BSI: Gabungkan Tabungan Haji dan Emas untuk Lawan Inflasi Biaya Haji
JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) resmi menetapkan strategi baru untuk memacu pertumbuhan kinerja keuangan di tahun 2026. Emiten perbankan syariah terbesar di Indonesia ini akan mengandalkan strategi “Dual Engine”, yakni integrasi antara ekosistem syariah konvensional dengan layanan bullion bank (bank emas).
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengungkapkan bahwa sinergi antara produk haji dan emas merupakan kunci untuk memberikan solusi finansial yang relevan bagi masyarakat Muslim di Indonesia.
“Kita coba melihat dual engine ini; mesin sebagai Bank Syariah dan bullion bank. Produk syariah adalah tabungan haji, produk bullion adalah tabungan emas. Kita combine jadi satu,” ujar Anggoro dalam acara CNBC Indonesia, Kamis (5/2/2026).
Emas Sebagai “Lampu Penyelamat” Masa Tunggu Haji
Salah satu poin krusial yang ditekankan Anggoro adalah peran emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging). Mengingat masa tunggu (antrean) haji di Indonesia yang bisa mencapai 20 hingga 30 tahun, fluktuasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) menjadi tantangan tersendiri.
Dengan menabung emas bersamaan dengan tabungan haji, nasabah dapat meminimalisir celah kenaikan biaya akibat inflasi atau pelemahan nilai tukar. Emas dipercaya mampu menjaga daya beli nasabah dalam jangka panjang sehingga impian beribadah ke Tanah Suci tetap terjaga secara finansial.
Performa Digital BSI Hingga November 2025
Data menunjukkan penetrasi layanan digital BSI (BSI Mobile) terus meningkat signifikan:
-
Total Transaksi Layanan: 450 juta transaksi.
-
Transaksi Emas: 1 juta transaksi.
-
Jumlah Nasabah Emas: 500.000 penabung.
-
Rasio Aktivitas: Rata-rata satu nasabah melakukan dua kali transaksi emas per tahun.
Intisari Berita & Analisis Strategis
Berikut adalah beberapa poin penting mengapa strategi BRIS ini dianggap cerdas oleh para analis pasar modal:
-
Pintu Masuk Inklusi Keuangan: Emas adalah aset yang akrab dengan masyarakat Indonesia. BSI menggunakan tabungan emas sebagai “umpan” untuk menjaring nasabah baru yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan syariah.
-
Optimisme Bullion Bank: Dengan statusnya yang mengarah ke bullion bank, BSI tidak hanya sekadar menjual emas, tetapi juga bisa melakukan transaksi pembiayaan, penyimpanan, hingga penitipan emas secara lebih masif.
-
Efek Domino Momentum Harga Emas: Kenaikan harga emas global memberikan sentimen positif bagi BSI. Saat harga emas naik, minat masyarakat untuk berinvestasi (top-up) di aplikasi BSI Mobile cenderung meningkat tajam.
FAQ: Mengapa Harus Gabungkan Haji dan Emas?
| Fitur | Tabungan Haji Biasa | Tabungan Haji + Emas |
| Tujuan | Pendaftaran porsi haji. | Lindung nilai terhadap kenaikan biaya haji. |
| Ketahanan Inflasi | Tergantung bagi hasil/margin. | Sangat tinggi (mengikuti harga emas dunia). |
| Target Nasabah | Nasabah yang ingin kepastian kursi. | Nasabah muda (Millennial/Gen Z) untuk rencana jangka panjang. |









